• Jelajahi

    Copyright © FBINEWS SUMUT
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Mandor I Kebun Sawit di Langkat Ditemukan Tewas Dengan Luka Bacokan Dalam Mess

    fbinews
    11/26/22, 15.04 WIB Last Updated 2022-11-26T08:04:13Z


    Sumut-Fbinews

    Reno (49) beralamat tinggal Dusun Karya Jadi Desa Karya Jadi Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat dan memiliki alamat sesuai identitas di Dusun Medang Ara Desa Lama Baru Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat ditemukan tewas mengenaskan dengan luka diduga bekas bacokan di dalam Mess PT Rapala, J(25/11/22 sekira pukul 10.00 WIB di Dusun  Karya Jadi Desa Karya Jadi Kecamatan Batang Serangan.


    Informasi yang diperoleh awak media dari Kapolres Langkat Polda Sumut AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK melalui Kasi Humas AKP Joko Sumpeno mengatakan bahwa penemuan mayat yang dilaporkan Kapolsek Padang Tualang Polres Langkat Polda Sumut awalnya pada hari Jum’at (25/11/2022) sekira pukul 06.30 WIB saat saksi bernama Hardianto selaku Mandor Panen datang ke kantor sekaligus Mess PT.Rapala sebagai giat rutinitas untuk meminta pengarahan dari korban Reno selaku Mandor I sebelum pelaksanaan tugas.


    Kemudian saksi Hardianto berdiri di depan kantor sambil memanggil korban dengan cara mengetuk pintu Mess tempat tinggal korban, namun tidak ada jawaban.


    Tidak lama kemudian saksi lain bernama Priadi datang untuk mengantar lauk milik korban. Lalu saksi Hardianto menyuruh saksi Priadi agar meletakkan lauk tersebut di depan pintu Mess korban dan saksi Hardianto menyuruh saksi Priadi untuk langsung bekerja.


    Selanjutnya sekira pukul 07.15 WIB saksi Hardianto mengarahkan para karyawan BHL utk langsung ke lapangan dan saksi juga langsung pergi ke lapangan untuk kontrol buah kelapa sawit.


    Selanjutnya sekira pukul 08.30 wib saksi Hardianto kembali lagi ke kantor dan memanggil korban di Mess namun tetap tidak ada jawaban. Kemudian saksi berjalan menuju bukit untuk mendapatkan sinyal HP dan menghubungi saksi lain bernama Syahriawan dan meminta untuk datang ke kantor sehubungan korban belum juga keluar dari mess.


    Selanjutnya sekira pukul 10.00 WIB saksi Syahriawan tiba di kantor kemudian saksi Hardianto dan Syahriawan memanggil kembali namma korban namun tetap tidak ada jawaban.


    Hingga akhirnya karena merasa curiga maka saksi Hardianto dan Syahriawan mendobrak pintu depan rumah korban.


    Setelah berada didalam rumah kedua saksi terkejut karena korban sudah tergeletak dan tidak bergerak dengan posisi terungkap di lantai kamar dan sudah berlumuran darah.


    Mengetahui hal tersebut Selanjutnya saksi  melaporkan kepada pihak Desa Karya Jadi selanjutnya pihak Desa melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Padang Tualang.


    Kondisi korban saat ditemukan tewas terdapat luka robek pada bagian kepala dan luka robek pada kaki kanan.


    Tak lama berselang Team Unit Reskrim Polsek Padang Tualang Polres Langkat tiba di dan langsung melakukan olah TKP. Polisi menduga korban tewas akibat dibunuh seseorang mengingat ada sejumlah barang pribadi milik korban yang hilang.


    Polisii menyimpulkan diduga korban meninggal dunia pada hari Jumat (25/11/2022) dan kondisi korban belum membusuk. Barang milik korban berupa HP tidak ditemukan di TKP dan dompet milik korban sudah kosong hanya tinggal KTP dan SIM yang diduga diambil oleh orang lain.


    Selanjutnya salah seorang anggota Polsek Padang Tualang yakni Adi Arifin SH (36) membuat laporan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/A/82/XI/2022/SU/LKT/POLSEK PD.TUALANG/POLRES LANGKAT/POLDA SUMUT Tanggal 25 November 2022.


    Berdasarkan laporan tersebut dan dari hasil kererangan saksi-saksi, Sabtu (26/11/2022) sekira pukul 03.00 WIB Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Langkat Polda Sumut dipimpin Ipda Herman Sinaga bersama Kanit Reskrim Polsek Padang Tualang Ipda Adi Arifin SH beserta team Unit Reskrim Polsek Padang Tualang berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa telah teridentifiksi bernama Tuahta diduga sebagai pelaku sedang berada di sebuah rumah di Desa Jatisari Kecamatan Padang Tualang.


    Selanjutnya Tim langsung bergerak ke TKP dan melakukan penangkapan terhadap pelaku. Pada saat penangkapan ditemukan barang bukti berupa 1 unit HP merk Samsung warna biru yang diduga milik korban yang diambil oleh pelaku.


    Kemudian setelah di interogasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban mengakibatkan korban meninggal dunia dan selanjutnya pelaku langsung dibawa ke Polsek Padang Tualang Polres Langkat Polda Sumut guna proses sidik selanjutnya.

    (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini